Bismillahirrahmanirrahim
Yaa muqallibal qulub, tsabit
qalbi ‘ala dinik...
Yaa musharrifal qulub, sharrif
qulubana ‘ala tha’atik...
Kita ini manusia, Kawan. Makhluk
yang mempunyai segumpal daging bernama hati. Ialah yang menjadi tolok ukur
segalanya tentang kita. Karena bila ia baik, baik pula seluruh hal yang kita
lakukan. Dan bila ia buruk, maka buruk pula amalan-amalan kita.
Sayangnya, segumpal daging itu,
mudah sekali untuk terbolak-balik. Kadang, ia senang berada pada sisi kanan.
Tapi tak jarang, ia bergeser, dan memilih sudut yang menyerong, pelan-pelan.
Hingga pada saat yang tanpa kita sadari, ia sudah menghadap pada sisi kiri.



