Bismillahirrahmanirrahim
Sore selepas Magrib, sebuah
pemberitahuan nongol di pesbuk saya. Dari seorang sahabat lama. Dia menandai
saya di catatannya. Sebuah catatan yang berhasil membuat saya tercenung. Diam,
merenungi apa yang tertulis di sana. Hati saya seakan berubah lembut seketika.
Catatan itu singkat. Simpel. Tapi
sangat dalam. Tentang kerinduan seseorang terhadap sahabatnya. Itu bukan
tulisan teman yang menandai saya, dia hanya copy
paste. Namun, isinya, mungkin saja, sangat mewakili perasaannya.
Tentang kerinduan. Rindu
masa-masa indah saat dulu sangat bersemangat menghadiri majelis-majelis ilmu.
Rindu akan masa-masa awal mengubah cara berpakaian, dan mendapat respon dari
sekitar, dan tentunya dari orang tua. Rindu saat masih aktif mengikuti daurah di
sini, daurah di sana, bahkan lintas provinsi. Ah... tahukah? Saya pun
merindukan hal-hal itu.
