Amerul Rizki

Kutuliskan apa saja. Sesukaku....

Sepotong Catatan Pertemuan Kembali


Bismillahirrahmanirrahim




Berapa lama? Sepuluh. Sebelas tahun mungkin. Tak ada komunikasi antara kita. Tak ada sapa. Tak ada tatap muka. Jalinan enam tahun sebelumnya terasa pupus begitu saja.

Lalu tiba-tiba, setelah sebelas tahun berlalu, kita bertemu. Lagi. Di saat yang begitu tidak bersahabat bagiku. Saat menjelang senja.

Entahlah. Hanya aku yang merasa, ataukah memang seperti itu adanya. Kehangatan yang kalian ciptakan untukku, terasa semu dan tak bermakna. Senyum sapa kalian, tak lebih dari sekadar basa basi. Tak ada lagi keakraban yang tersisa untukku. Ataukah, memang aku sendiri yang menghindari semua itu? Mungkin.

Hanya sedikit kata yang keluar dari bibirku, selama kurang lebih sembilan puluh menit kita bersama. Sebab aku telah meringkuk di ruang sepi yang kuciptakan sendiri, di antara celoteh riang kalian. Sebab aku telah membentuk bentengku sendiri, mengucilkan diri dengan hanya membalas senyum dan sedikit kata-kata.


Anggap saja aku tak ada. Anggap saja aku tak terlihat. Anggap saja aku bukan bagian dari kalian. Sebab memang beginilah aku. Masa yang dulu hampir kulupakan dengan purna. Wajah kalian satu persatu pun perlahan sirna bersama debu-debu waktu yang kukubur.

Aku bahagia, kalian masih mengingatku. Sebatas itu. Tak lebih. Tak ada rasa sumringah, tertawa lepas, dan berbagai canda yang bisa keluar dariku. Maka maafkan aku. Memang seperti inilah aku. Bersahabat dengan diam dan sunyiku.

Lain waktu? Ah, entah aku akan datang lagi atau tidak. Mungkin iya, dan sekali lagi aku hanya harus menjadi hantu alien di sepanjang obrolan kalian. Mungkin tidak, jika aku beranggapan, sekali saja sudah cukup, bahwa yang ada hanya kalian, bukan kita...


220812

0 comments :

Post a Comment