Bismillahirrahmanirrahim
Siang ini, saya diajak belanja sama mandor saya. Saya udah ngira sih, kita bakal belanja apaan. Belanja keramik! Maklum aja, si mandor kan emang lagi membangun rumah, jadi perlu alat-alat dan bahan-bahan yang bakalan dipake untuk membangun rumahnya itu. Tapi tadi gak beli banyak sih. Cuman beli keramik buat kamar mandi, sama semennya sebungkus.
Waktu saya masuk ke tokonya, kesan pertama saya adalah... Wow! Mewah! Keren! Maksudnya, barang-barang yang dijual itu kesannya mewah-mewah. Oke, kalo gak mau dibilang mewah, mungkin kata lain yang lebih pas: mahal dan modern!
Saya baru sekali tadi masuk ke toko bahan bangunan dan barang-barang rumah. Ada wastafel, ada toilet duduk, ada bak mandi besar, ada shower, dan sebagainya. Huhuhu... barang-barang yang mewah banget untuk saya, dan masih sekadar menjadi mimpi untuk saat ini. T_T
Setelah dari sana, kita lanjut ke rumah mandor saya itu. Rumahnya belum jadi ternyata. Baru sekitar 50 persennya aja. Tapi udah berbentuk rumah. Rumahnya luas, kamar-kamarnya juga luas. Yah, standard lah untuk masyarakat kota.
Melihat-lihat rumah, barang-barangnya, dan sebagainya, bikin pengen aja. Hehe... Emang dari duluuuuu banget, saya pengen yang namanya punya rumah sendiri. Impian terdalam saya adalah bisa punya rumah!
Saya lahir dari kedua orang tua yang gak punya rumah. Waktu masih kecil, saya sama orang tua tinggal bareng Mbah dari Babe. Pernah juga tinggal sama Mbah yang dari Ibu. Tapi setelah saya SD, orang tua saya ngontrak di sebuah rumah, gak jauh dari rumah Mbah yang Babe itu. Dan, kita masih di situ, sampe sekarang. Cuman, kalau sekarang, karena kepemilikan rumah sudah berpindah tangan, kita tinggal gratis, gak pake bayar. Sebenernya disuruh bayar sih sama yang punya rumah. Tapi sayanya tegas, gak mau! Yah, gimana ya... Rumah hampir ambruk kayak gini, udah untung ada yang nempatin, ada yang ngrawat, masih disuruh bayar pula! (Jahat juga ya saya? :P) Kalo disuruh bayar, saya mending cari kontrakan lain yang lebih layak huni.
Tinggal di rumah yang bukan milik sendiri -minimalnya milik orang tua sendiri- gak enak banget. Gak nyaman. Ada perasaan was-was, khawatir. Karena someday, cepat atau lambat, kita bakal diminta hengkang dari rumah itu. Pun, kita gak bisa ngapa-ngapain di rumah itu. Maksudnya, gak bisa ngrenovasi, gak bisa nambahin ini itu, gak bisa bebas. Karena khawatirnya, ketika rumah sudah kita renovasi, tau-tau kita diminta keluar dari rumah. Gak fair dong! Tapi ya mau gimana lagi, lha wong itu emang bukan rumah kita.
Karena itulah, sejak saya masih sekolah, saya pengen banget punya rumah sendiri. Keinginan saya gak muluk-muluk. Asal rumah itu milik sendiri, dengan pembagian ruang dan sirkulasi yang cukup untuk dikatakan sebagai rumah yang sehat, dan seluruh keluarga bisa berkumpul dengan bahagia di sana, itu sudah lebih dari cukup.
Yang pasti, saya ingin mempersembahkan rumah itu untuk kedua orang tua saya. Saya pengen banget, suatu hari nanti bisa kayak temen-temen lain yang sudah punya keluarga, rumah, dan kehidupan masing-masing. Bisa tenang, tenteram, dan bahagia, gak ada rasa was-was karena suatu hari harus hengkang / diusir dari sana.
Dan... saya pengen membentuk sebuah keluarga kecil dalam rumah sendiri. Saya ingin, ketika pagi menyambut, ada istri yang sudah membuatkan sarapan di meja makan. Ketika pulang kerja, ada bidadari yang mencium tangan saya, mendengar keluh kesah saya. Ketika Maghrib tiba, kita saling mendengarkan tilawah. Saat malam, ada ia yang membangunkan saya agar tak lupa berduaan dengan Ar Rahman. Atau, ketika liburan, ada partner untuk bersih-bersih rumah, jalan-jalan, atau sekadar bersantai bersama sambil minum kopi dan makan pisang goreng di teras rumah, sambil memandangi halaman yang hijau da rindang.
Ah... Untuk saat ini, mungkin itu hanya mimpi. Tapi nanti, insya Allah, pasti akan mewujud dalam nyata. Dan di Ramadhan inilah, saat doa diijabahi, waktunya memohon pada Allah. Bukankah Dia senang menerima permintaan hamba-hamba-Nya? Apa saja. Dan saya, memohon baiti jannati. Rumah yang beratmosfer surga. Insya Allah. :)
Ngawi, 040811

2 comments :
nice....
Amin.....
Post a Comment